Rabu, 13 Maret 2013

KARENA ALLAH MAHA TAHU

Sahabat, begitu banyak hal-hal yang menimpa kita ternyata tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan, tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Mungkin sahabat semua pernah mengalaminya, usaha dan ikhtiar pun telah kita maksimalkan, tapi apa daya hasil yang kita peroleh tidak sesuai dengan apa yang kita rencanakan.
Sahabat , boleh jadi kita akan kecewa, menyesali diri, atau bahkan lebih ekstrem lagi ada yang sampai berprasangka buruk atas ketentuan Allah pada kita, ungkapan-ungkapan kekecewaan, keluhan sering kali meluncur dari lisan-lisan kita, kita beranggapan bahwa Allah tidak Adil, Allah tidak menyayangi kita karena hasil yang dicapai tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.
Sahabat, semoga kita semua terhindar dari sikap yang demikian. Sadarkah bahwa Allah lebih mengetahui skenario yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya. Yang skenario itu mungkin tidak akan bisa dijangkau oleh akal pikiran kita, kita baru tersadar ketika hari telah berganti, waktu telah berlalu, ternyata hal yang terjadi pada kita mengandung berbagai hikmah yang luar biasa, ternyata kita baru sadar bahwa itulah yang terbaik bagi kita.
Sahabat, sekali lagi Allah lebih mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya, akal manusia sangatlah terbatas, tidak mampu mengungkap seluruh hikmah dari ketentuan Allah, boleh jadi apa yang kita inginkan, apa yang kita cintai, apa yang kita sukai ternyata itu buruk bagi kita, begitu juga sebaliknya. Sebagaimana firman Allah “…Boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatau padahal ia amat baik bagimu,dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatau padahal ia amat buruk bagimu,Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui” (QS Al-Baqarah :216).
Sahabat, kita memang punya rencana, Allah pun punya rencana untuk kita, rencana yang terbaik buat kita, walaupun mungkin kita menganggapnya itu sebuah musibah ataupun hal yang tidak kita sukai, tetapi sekali lagi, akal manusia, nalar kita sering dihadapakan akan keterbatasan-keterbatasan yang tidak mampu mengungkap hikmah dibalik itu semua.
Wahai sahabat, kita harus senantiasa siap menghadapi itu semua, mengkondisikan diri kita terhadap hal-hal yang mungkin terjadi di luar perkiraan dan harapan kita. Tugas kita hanyalah menyempurnakan ikhtiar, berdoa, lalu bertawakal kepada Allah, hasil Allah lah yang menentukan.
Boleh jadi Allah tidak memberikan apa yang kita inginkan sekarang tetapi Allah memberikan apa yang kita butuhkan, Allah lebih mengetahui kebutuhan hamba-hamba-Nya. Sahabat..itulah yang harus kita yakini bahwa semua yang terjadi adalah ketentuan terbaik dari Allah sehingga apapun yang terjadi hati kita senantiasa Ridho dan ikhlas serta lapang dada atas ketentuan Allah.
Sahabat , memang medan berbicara tak semudah medan berkhayal, medan berbuat tak semudah medan berbicara, akan tetapi sahabat marilah senantiasa kita berupaya dengan sungguh-sungguh agar kita senantiasa ridho dan ikhlas serta lapang dada atas segala ketentuan Allah kepada kita, sehingga kita terhindar dari prasangka-parasangka buruk terhadap Allah, yang itu merupakan sebuah perbuatan dosa yang akan mengotori jiwa-jiwa kita
Sahabat, apapun yang terjadi semoga kita senantiasa diberikan kemudahan oleh Allah untuk Ridho dan Ikhlas menerima ketentuan-Nya, karena Sesungguhnya Allah Lebih tahu yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya.(top)
Wallahua’lam bi showab.
Read more »

SENYUMMU KEKUATANMU


Sahabat..ketika kepasrahan jiwa kita telah mencapai titik nadzir, keyakinan akan pertolongan Allah yang telah bulat, keyakinan yang mantap bahwa bersama kesulitan pasti ada kemudahan, maka tersenyumlah, lapangkanlah dada-dada kita.
Sesungguhnya senyuman akan sangat bermanfaat bagi kita, senyuman yang muncul karena kepasrahan, ketundukan dan keyakinan yang mantap akan pertolongan dari Allah akan membantu kita untuk menikmati hidup ini.
Sungguh dahsyat nya efek dari senyuman itu, senyum tanda ketentraman jiwa, senyum tanda optimisme, senyum tanda kebahagiaan. Apa gunanya kita bermuram durja, apa gunanya kita cemberut, bermuka masam sambil terus menerus menyesali, meratapi ujian atau cobaan yang menghampiri kita,, bukankah dengan seperti itu akan malah menguras tenaga kita, pikiran kita, jiwa-jiwa kita menjadi galau, pikiran kita menjadi kacau dan cuma lelah, lelah dan lelah yang kita dapat. Alangkah ruginya kita ketika kita terlalu mendramatisir kesulitan yang kita hadapi. Kesulitan yang sebenarnya hanya ringan menjadi berat dan menghimpit karena kita terlalu mendramatisirnya, energi kita terkuras untuk mengangkat beban yang sebenarnya ringan
Alangkah indahnya ketika kita mampu menghadapi segala kesulitan dan cobaan itu dengan tersenyum, karena jiwa –jiwa seseorang yang murah senyum akan memacu diri kita untuk dapat menikmati kesulitan, akan mampu mendorong otak kita berpikir jernih untuk menyelesaikan permasalahan. Senyuman akan mampu menjaga stock energy positif kita agar tidak habis terkuras untuk menghadapi permasalahan, karena sesungguhnya ujian dan cobaan itu adalah sebuah keniscayaan. Sahabat..simpanlah energy yang tersisa itu, hematlah dia agar kita mampu bertahan dalam menjalani perjalanan-perjalanan hidup kita.
Sahabat, tersenyumlah karena orang yang murah tersenyum dalam menjalani hidup ini bukan saja orang yang paling mampu membahagiakan diri sendiri, tetapi orang yang paling mampu berbuat, orang yang sanggup memikul tanggung jawab, orang yang paling tangguh menghadapi kesulitan dan memecahkan persoalan, serta orang yang paling dapat menciptakan hal-hal yang bermanfaat bagi dirinya sendiri dan orang lain.
Sahabat tebarkanlah juga senyummu untuk saudaramu, karena senyummu kepada saudaramu adalah sedekah. Berikanlah sebuah senyum yang penuh ketulusan, senyum yang benar-benar timbul dari hati kita. Seberat apapun permasalahan yang kita hadapi, maka tetaplah tersenyum, tetaplah tebarkan senyummu karena senyummu itu adalah obat dari kesedihanmu. Sebagaimana perkataan abu darda bahwa sesungguhnya aku akan tertawa untuk membahagiakan diriku. Tertawalah dan tersenyumlah dengan wajar, dengan ketulusan, bukan tertawa dan tersenyum tanda kesinisan. Tertawa dan tersenyumlah sesuai kewajaran dan jangan berlebihan karena terlalu banyak tertawa juga akan mematikan hati.
Sahabat…yakinlah bahwa kemudahan itu pasti akan datang, tersenyumlah karena itu adalah tanda keceriaaan, ujung rasa suka cita serta kegembiraan. Tersenyumlah, karena senyummu adalah kekuatanmu, dan tersenyumlah karena harapan itu masih ada.(top)
Wallahua’lam bi showab
Read more »

BERSAMA KESULITAN ADA KEMUDAHAN

Wahai sahabat, pernahkah anda merasakan sebuah keadaan dimana berbagai cobaan datang silih berganti, berbagai musibah datang menerpa, berbagai kesulitan hidup menghimpit jiwa dan menyesakkan dada–dada kita. Pernahkah anda merasakan sebuah keadaan, dimana berbagai upaya, berbagai sarana telah kita tempuh, berbagai ikhtiar dan doa telah kita jalankan, akan tetapi permasalahan itu tak kunjung selesai, hanya tinggal kepasrahan atas kehendak Allah, yang menyelimuti pikiran kita, pernahkah kita mengalaminya?
Itulah dinamika hidup yang sering kita lalui dan kita jalani, roda-roda kehidupan pun akan terus berputar, keadaan akan selalu berubah, kadang diatas, kadang dibawah, begitu juga setiap orang pasti mengalami hal tersebut. Seperti sebuah sunnatullah, setelah lapar ada kenyang setelah haus ada kepuasan, setiap kegelapan akan terang benderang dan setiap kesulitan ada kemudahan. Wahai sahabat, janganlah bersedih, sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan, sebagaimana firman Allah ;”Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan ,sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan’(QS. Al-Insyirah:5-6). Rasulullah SAW pun pernah mengalami berbagai cobaan dalam hidupnya, penganiayaan, cacian, pemboikotan pun pernah beliau rasakan, tapi sungguh luar biasa ketabahan beliau dan keoptimisan beliau dalam menyikapi hal itu semua. Ibnu Jarir yang bersumber dari al-Hasan dalam buku Riwayat Turunnya ayat-ayat suci Al-qur’an berkata, ketika ayat 5-6 surat al-insyirah turun, Rasulullah SAW bersabda; “Bergembiralah kalian semua, karena akan datang bagi kalian kemudahan, kesukaran tidak akan mengalahkan dua kemudahan”. Jadi sahabat, sebagai seorang mukmin kita harus meyakini bahwa setelah kesulitan akan datang kemudahan, ayat diatas memberikan pelajaran bagi kita untuk tidak berputus asa, yakinlah apabila himpitan dan kesulitan itu telah mencapai puncaknya, maka insyaallah ia akan berakhir dan terlampaui dengan hadirnya kemudahan dan kelapangan. Wahai sahabat, setiap anda melihat hamparan gurun sahara yang seolah memanjang tanpa batas, ketahuilah bahwa dibalik kejauhan itu terdapat kebun yang rimbun penuh hijau dedaunan, dibalik itu ada oase-oase yang menyegarkan. Setiap tangisan akan berujung dengan senyuman, ketakutan akan berakhir dengan rasa aman, dan kegelisahan akan sirna oleh kedamaian. Sahabat, selalu berprasangka baiklah atas ketentuan Allah terhadap diri kita, karena itulah yang terbaik, janganlah merasa terhimpit sejengkalpun, karena setiap keadaan pasti berubah. Dan sebaik-baik ibadah adalah menanti kemudahan dengan sabar. Betapapun, hari demi hari akan terus bergulir, tahun demi tahun akan selalu berganti, malam demi malam pun akan datang silih berganti. Meski demikian, yang gaib akan tetap tersembunyi dan Sang Maha Bijaksana tetap pada keadaan dan segala sifat-Nya. Dan Allah mungkin akan menciptakan sesuatu yang baru setelah itu semua. Wahai sahabat, yakinlah bahwa dengan ijin Allah bersama kesulitan itu akan muncul kemudahan.Wallahua’lam bi showab.(top)
Read more »

DOA ADALAH SENJATA KITA

Sahabat, kepada siapakah kita memohon bantuan ketika tertimpa musibah? kepada siapakah kita menggantungkan segala urusan hidup kita? kepada siapakah kita mengadu atas segala lelah, atas segala kegundahan dan kegelisahan yang kita hadapi? siapakah yang layak menjadi tempat bergantung, memohon, meminta dan meratap dari semua makhluk? siapakah yang menjadi tempat tumpuan, siapakah yang menjadi gantungan hati, dan selalu diucapkan oleh lidah manusia? jawabannya adalah hanya Allah yang tiada ilah selain Dia.

Wahai sahabat, berdoalah kepada Allah…kerena doa adalah senjata kita, kerena doa adalah benteng kita dari tipu daya syaithon. Berdoalah kepada Allah baik dikala lapang maupun sempit dalam keadaan mudah maupun sulit. Berdoalah kepada-Nya dengan penuh kepasrahan, dengan penuh ketundukan, menangislah…berharaplah…bertobatlah. Berdoalah kepada Nya dengan penuh kemantapan dan keyakinan,Yakinlah bahwa Allah akan mengabulkan doa-doa kita.
Yakinlah ketika kita berdoa, saat itulah keluasan akan anugerah –Nya akan datang, pertolongan dari-Nya akan segera datang, bantuan akan segara nampak serta kemenangan akan segera hadir dalam kehidupan kita.
“Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi ?Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya).Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya?” ( QS an-Naml :62)
Dengan doa, Allah akan menolong orang yang tertimpa kesulitan, menolong orang yang didhzalimi, memberi petunjuk kepada orang yang sesat, menyembuhkan orang yang sakit, dan meringankan beban orang yang mendapat cobaan.
Disebabkan oleh doa, Nabi Nuh bersama orang-orang yang beriman bersamanya diselamatkan oleh Allah dan orang-orang kafir ditenggelamkan. Disebabkan oleh doa pula Nabi Yunus selamat dari perut ikan paus, setelah tiga malam berada dalam kegelapannya. Disebabkan oleh doa, kesulitan yang menimpa Nabi Ayyub diangkat oleh Allah, disebabkan oleh doa, Nabi Musa diselamatkan oleh Allah dari Fir’aun dan kaumnya.
Sahabat…doa kita kepada Rabb terhitung sebagai wujud lain dari ibadah. Juga sebagai bukti ketaatan besar yang akan mendatangkan suatau pemberian lebih dari apa yang Anda minta. Seorang hamba yang menemukan nilai indah sebuah doa akan merasa puas, tidak akan bersedih berduka maupun gelisah.
Sahabat..ketika semua harapan kita sudah putus, sudah buntu jangan bingung dan gelisah. Ingatlah Rabb tempat bergantungnya segala sesuatu. Berdoalah kepada-Nya, hilangkan kesombongan kita, mintalah, memohonlah kepada-Nya. Ketika pintu manusia tertutup untuk kita, pintu Allah masih selalu terbuka untuk kita. Allah Maha Dekat, Allah Maha Mendengar, dan Allah Maha Mengabulkan.
Sahabat..kita sebagai hamba yang lemah membutuhkan pertolongan dari Rabb yang Maha Kuat.Kita selalu diperintahkan berdoa kepada-Nya.”Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Kuperkenankan bagimu” (Qs.al-Mu’min :60)..
Ketika kita tertimpa bencana, terhimpit akan kesulitan hidup, dilanda musibah maka getarkanlah selalu hati kita untuk mengingat-Nya. Basahi lisan kita dengan dzikir dan doa-doa kita. Janganlah malu untuk meminta kepada-Nya, angkatlah telapak tangan kita, pujilah Allah atas segala limpahan karunia yang diberikan kepada kita, bersholawatlah kepada Rasulullah semoga dengan syafaatnya kita mendapatkan kebahagiaan dunia dan akherat, ungkapkanlah asa-asa kita kepada Allah dengan penuh harap, sampaikan semua permintaan kepada-Nya, hadirkan hati kita, akhiri dengan pujian kepada Allah, dan semoga kita termasuk hamba-hamba-Nya yang pandai bersyukur. Berbaik sangkalah kepada Robb kita, tunggulah belas kasih-Nya, tetaplah ketuk pintu kasih-Nya, bersabarlah sampai keputusan Allah datang kepada kita. Yakinlah bahwa apa yang diberikan Allah adalah yang terbaik bagi kita,karena Allah Maha Tahu apa yang kita butuhkan.
Sahabat…berdoalah..karena doa adalah senjata ampuh kita, semoga kita diberikan kemudahan untuk ingat dan senantiasa berdoa kepada-Nya baik dikala lapang maupun sempit.Amin.(top)
Wallahua’lam bi showab.
Read more »

Selasa, 29 Januari 2013

SELAMAT DATANG ANAKKU : MUHAMMAD RAFIF HIDAYAT



Malam itu, sekitar pukul dua dini hari aku mendapatkan sms dari umi mu, dia mengabarkan perutnya mulai mulas dan tidak bisa tidur. Paginya, abi telpon, agar umi segera periksa di bidan terdekat.  Abi sudah mulai khawatir, umi mu akan segera melahirkan,padahal abi masih di jakarta.
                Kurang lebih pukul  07.00 pagi, umi mu sms bahwa dia sudah periksa ke bidan, kata bidan masih bukaan satu, dan umimu di suruh pulang dulu, habis maghrib baru datang ke bidan lagi. Abi pun mulai bingung, Jakarta hari itu sedang dilanda banjir, beberapa alat transportasi tidak beroperasi, bus trans jakarta juga tidak beroperasi, jalan-jalan protokol masih tergenang air. Abi pun mulai mencari-cari informasi lewat berita di televisi, dan internet tentang keadaan jakarta pagi itu.
Niat abi sudah bulat, pagi ini abi harus pulang ke semarang dan mengantarkan serta mendampingi umi mu ke bidan. Beberapa pakaian sudah abi siapkan, keputusan  harus diambil mau pilih mode transportasi yang mana, bis di lebak bulus, tapi sudah kelewat jam paginya, pesawat di Soekarno Hatta,juga belum beli tiket dan takut macet di jalan menuju bandaranya, akhirnya pilihan abi jatuh ke stasiun Gambir,ya mencari kereta paling pagi.
Abi coba telphone taksi, tetapi pagi itu lagi full, susah nyari armada yang kosong dan mau mengantar, akhirnya abi naik bajai ke jalan untuk cari taksi di jalan.Beberapa menit abi tunggu, tidak muncul-muncul juga, padahal abi harus beli tiket kereta dulu. Kereta paling pagi jam 07.30 telah berangkat, kereta berikutnya jam 09.30. Lama dan lama,taksi tdak muncul-muncul, akhirnya abi cari ojek di sekitar jalan itu. Alhamdulillah ada bapak-bapak tua yang mau mengantar. Sempat bapak tukang ojek itu berdiskusi  dengan rekannya tentang jalur yang bisa dilewati. Akhirnya, bismillah kami memutuskan untuk lewat jalur bundaran HI yang saat itu sedang terkena banjir. Sempat rintik-rintik hujan gerimis  membasahi baju abi dan tukang ojek itu, tapi perjalanan kami tetap kami lanjutkan.
Alhamdulillah, bapak tukang ojeknya sangat sabar, dengan pelan namun pasti, kami melewati kubangan-kubangan air yang menggenangi jalanan protokol. Jalan –jalan yang berserakan, lumpur, genangan air, motor mogok, orang berjalan kaki, mobil-mobil yang berjajar, lalu lintas yang semrawut, menjadi poret ibu kota pagi itu. Akhirnya sektitar jam 09.15 abi sampai stasiun, dengan celana sedikit basah, abi berlari menuju toilet untuk cuci kaki lalu bergegas ke penjualan tiket.  Antrian ternyata masih agak panjang, padahal jika sesuai jadwal , 10 menit lagi kereta akan berangkat.
Alhamdulillah, abi akhirnya bisa mendapatkan tiket, dan segera berlari ke kereta. Abi bise menghela nafas dengan lega, kereta belum berangkat. Sekitar pukul 9.40an, kereta Eksekutif Argo Anggrek berangkat, walaupun sempat berhenti lama di stasiun manggarai, mungkin ada masalah karena banjir. Dan akhirnya hal ini berdampak ke jadwal kedatangan yang molor.
############

Akhirnya, sekitar pukul 17.00 abi sampai rumah eyang di semarang, setelah mandi, makan, sholat maghrib, abi dan eyang putri mengantar umi ke bidan. Setelah diperiksa ternyata masih bukaan 3, disuruh banyak jalan-jalan. Abi pun menemani di sana, tamapak jelas, umi mu menahan sakit yang luar biasa ketika terjadi kontraksi. Tapi umi mu nampak kuat, dia nggak berteriak-teriak, apalagi menampar atau mencubit. Cukup dengan menyuruh kami diam, dan tidak berbicara ketika dia merasakan kontraksi. Sambil memegang erat tangan abi,umi mu terus berdzikir sambil menahan sakit.
Kontraksi semakin lama semakin banyak dan intens, sekitar pukul  23.00 umi mu diperiksa  kembali, dan ternyata baru bukaan lima. Umi mu di suruh untuk istirahat, akan tetapi karena menahan rasa sakit yang luar biasa, umi mu tetap terjaga, Abi pun ikut terjaga mendampinginya. Semakin malam, semakin sering kontraksi,..samapi akhirnya umi mu di suruh pindah ke ruang bersalin sama bidannya. Abi pun hanya mendampingi sambil memegang tangan umi mu.
 Sekiar pukul 02.00 WIB, sudah mulai ada tanda-tanda akan melahirkan. Dikarenakan ruang bersalinnya sempit, dan bidan harus di bantu para asistennya, abi disuruh menunggu di luar. Perasaan abi saat itu campur aduk, tidak bisa mendampingi di dalam, walaupun aku masih bisa mendengar suara dari dalam ruang bersalin. Ketika suara aba-aba dari bidan untuk umimu menarik napas, mengejan, degup jantung abi pun berdegup dengan cepat, pasrah dan senantiasa berdoa untuk keselamatan umi dan kamu. Rasa lelah, kantuk, tak mampu mengalahkan kecemasan abi waktu itu, sedangkan eyangmu juga panik, berjalan mondar-mandir ingin melihat putrinya yang sedang berjuang untuk melahirkan anaknya.
Dan akhirnya, sekitar pukul 02.40 suara tangisan itu mencairkan suasana, suara tangisan bayi yang sangat keras, alhamdulillah kamu lahir, sujud syukur pun langsung abi lakukan. Akhirnya abi diperbolehkan masuk, walaupun proses persalinan belum selesai, masih memotong tali pusar,dan mengeluarkan ari –ari. Betapa bahagianya abi ketika melihat kamu dipelukan umimu, berbalut handuk putih kamu menendang-nendang perut ibumu sambil mencari puting ibumu. Ibumu pun tersenyum bahagia melihat anaknya telah lahir, seorang laki-laki. Ku kecup kening ibumu, tampak senyuman-senyuman di bibirnya menutupi segala sakit dan kelelahan yang dialaminya.
Beberapa saat kemudian abi mengadzanimu, walaupun masih terdapat banyak perbedaan pendapat mengenai hal ini, hanya satu keyakinan abi, bahwa hal yang ingin abi pertama kali perdengarkan kepadamu bukanlah pujian akan gantengnya anakku,miripnya anakku, akan tetapi adalah kalimat pujian,dan persaksian bahwa Allah lah Tuhanmu, Allah lah yang menciptakanmu.
Setelah itu, umi mu pun dibersihkan, abi terus mendapinginya, umimu sangat kelelahan, samapai dia pun terlelap dan tertidur. Nak, satu hal yang pasti, ibumu merasakan sakit yang amat sangat, itulah yang abi lihat, energinya terkuras habis.Nak, tahukah engkau tubuh manusia hanya dapat menahan rasa sakit hingga 45 del (unit) rasa sakit. Namun pada saat melahirkan, seorang ibu merasakan hingga 57 del (unit) rasa sakit. Ini setara dengan mengalami 20 patah tulang dalam satu waktu. Maha Suci Allah, sungguh luar biasa pengorbanan umi mu, berjuang antara hidup dan mati, maka kelak berbaktilah dengan sungguh-sungguh kepadanya, buat dia bangga karena melahirkanmu, buat dia bangga dengan kesholehanmu, jangan lah sekali-kali engaku mendurhakainya. Kelelahan abi mulai dari jakarta, tidak tidur malam, belum ada apa-apanya dibandingkan rasa sakit yang dialami ibumu 26 jam terakhir hingga engkau lahir.Sekali lagi, hormatilah ibu mu nak!.Pagi itu, segera ku beritahukan kelahiranmu, kabar bahagia ini ke eyang mu di wonogiri, alhamdulillah, sekarang eyang punya cucu seorang laki-laki.
Nak, abi dan umi mu sangat bersyukur atas kelahiranmu, beberapa waktu yang lalu kami telah menyiapkan sebuah nama untuk mu. Mungkin Shakespeare pernah bialang” Apalah artinya sebuah nama”, tapi bagi kami, nama adalah wujud doa, harapan dan cita-cita. Kami berharap setiap panggilan terhadapmu adalah doa, dan ketika mengingat namamu maka mengingatkan akan cita-cita kehadiranmu kedunia. Sebagaimana sabda nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadist “Sesungguhnya kalian akan diseru pada hari kiamat dengan nama-nama  kalian dan nama-nama ayah kalian, maka perbaguslah nama kalian”. (HR Abu Dawud). Maka kami berusaha mencari nama yang baik untukmu, karena nama yang baik adalah hakmu.
Nak, kami memberimu nama MUHAMMAD RAFIF HIDAYAT, Muhammad menegaskan engkau adalah umat nabi Muhammad. Beliaulah panutanmu, beliaulah teladanmu, semoga engkau mampu meneladani sifat-sifat kebaikan beliau yang mulia. Sedangkan Rafif berarti orang yang berakhlak baik, ini adalah doa kami semoga kamu menjadi orang yang berakhlak baik, dan setiap orang yang memanggilmu ikut mendoakanmu menjadi orang yang berakhlak baik. Akhlak yang baik adalah buah dari keimanan, sebagaimana pohon tauhid yang akarnya kuat menghujam yang akhirnya menghasilkan buah berupa akhlak yang baik. Keimanan tidak ada nilainya tanpa akhlak. Inilah makna yang diisyaratkan oleh Rasulullah dalam sabda beliau,Iman bukanlah dengan angan-angan, akan tetapi apa yang bersemayam di hati dan dibuktikan oleh perbuatan. (HR. Dailami dalam musanadnya).  Nak, di dalam sabda nya yang lain Rasulullah SAW Rasulullah pernah ditanya, “Apa agama itu?”Beliau menjawab, “Akhlak yang baik.”Kemudian beliau ditanya tentang kesialan. Beliau menjawab, “Akhlak yang buruk.” (HR. Ahmad). Sedangkan Hidayat adalah nama abimu, dan semoga dalam hidupmu senantiasa dinaungi hidayah dari Allah SWT.Aamiin.
Selamat datang anakku, MUHAMMAD RAFIF HIDAYAT, semoga engkau menjadi anak yang sholeh, menjadi anak yang ber akhlak baik, bermanfaat bagi keluarga,agama,masyarakat,bangsa dan negara.Aamiin

Read more »

 

Asyiknya Menjadi Ayah

SPIRIT OF LIFE

SETETES EMBUN KEHIDUPAN

Catatanku

SEKILAS INFO